
Pada 24 Juni, Brigade Artileri ke-1 Pasukan Bela Diri Darat Jepang menembakkan rudal anti-kapal permukaan-ke-permukaan Tipe 88 dalam latihan di lapangan militer Shizunai, di pulau Hokkaido.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Target tembakan adalah kapal tak berawak yang berada sekitar 40 kilometer dari pantai selatan pulau. Peluncuran ini merupakan bagian dari serangkaian demonstrasi militer yang bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan pertahanan negara menghadapi dominasi angkatan laut Tiongkok yang semakin berkembang di kawasan tersebut.
+ Toyota Mega Cruiser 1996 dengan atap tinggi yang sangat langka dilelang di AS
Menurut otoritas pertahanan Jepang, rudal Tipe 88 dianggap sebagai komponen kunci dalam upaya pencegahan terhadap kemungkinan infiltrasi Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di sekitar kepulauan Jepang.
Perluasan kapasitas ofensif Jepang
Latihan ini berlangsung di tengah rencana Jepang untuk memodernisasi kemampuan serangan jarak jauhnya. Pemerintah Jepang berencana untuk mulai mengerahkan rudal jelajah Tomahawk yang dibeli dari Amerika Serikat pada tahun ini sebagai bagian dari strategi pertahanan aktif barunya.
Selain itu, Tokyo sedang menguji rudal anti-kapal jarak jauh baru Tipe 12, versi yang disempurnakan dari Tipe 88, dengan jangkauan diperluas hingga 1.000 km — sepuluh kali lebih jauh dari model saat ini. Generasi baru rudal ini akan memungkinkan Jepang menyerang target jarak jauh dengan presisi lebih tinggi, memperkuat kemampuan responsnya terhadap ancaman laut yang potensial.
Militerisasi yang meningkat di Pasifik Barat telah mempercepat perlombaan senjata di kawasan, dengan Jepang, Tiongkok, dan negara Asia lainnya secara besar-besaran berinvestasi dalam teknologi rudal, pengawasan, dan pertahanan udara.
Sumber dan gambar: Telegram @china3army | X @AsagumoNews52. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
